Wednesday, August 14, 2019

4 Resep Gulai Kambing

KOMPAS.com</strong> - Pasca-Idul Adha, banyak yang masih mencari ide masakan untuk mengolah daging sapi maupun daging kambing yang didapatkan dari berkurban.
Nah, kalau Anda masih punya stok daging kambing, coba olah menjadi gulai kambing.

Gulai kambing juga banyak variasinya. Berikut 4 resep olahan gulai kambing yang disarikan dari Sajian Sedap:

1. Gulai Kambing Rebung

Dilansir dari Sajian Sedap, menu gulai kambing rebung berisi perpaduan iga kambing yang dilumir jeruk limau.

Olahan masakan ini pun menjadi kaya akan rempah dan rasanya lezat.

Bahan:

800 gram iga kambing, potong-potong
1 buah jeruk limau, ambil airnya
150 gram rebung, potong lebar
2 batang serai, ambil putihnya, memarkan
10 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 cm lengkuas, memarkan
2 cm jahe, memarkan
4 butir cengkeh
3 cm kayumanis
2 buah kapulga
1 buah asam kandis
2 lembar daun salam
3 sendok teh garam
3/4 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh gula pasir
1/8 sendok teh pala bubuk
1.500 ml santan dari satu setengah butir kelapa
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus:

2 cm kunyit, bakar
5 butir kemiri, sangrai
1 1/2 sendok teh ketumbar, sangrai
1/8 sendok teh jintan, sangrai
12 butir bawang merah
6 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting

Cara pembuatan:

1. Lumuri kambing dengan jeruk limau. Biarkan selama 15 menit.
2. Panaskan minyak. Tumis bahan bumbu halus, cengkeh, kayumanis, kapulaga, asam kandis, serai, daun jeruk, daun salam, lengkuas, dan jahe sampai harum.
3. Tambahkan daging kambing dan rebung. Aduk hingga warna berubah.
4. Masukkan santan, garam, merica bubuk, gula pasir, dan pala. Masak di atas api kecil sampai kuah bersisa 1.000 ml.
5. Gulai kambing rebung siap dihidangkan.

2. Gulai Kambing Hijau

Kambing juga bisa Anda oleh menjadi gulai kambing hijau. Seperti apa cara memasaknya? Simak resep berikut, dan bisa disajikan untuk sekitar 8 porsi:

Bahan:

500 gram iga kambing
3 lembar daun salam
2 cm jahe, memarkan
1.000 ml air
2 batang serai, ambil putihnya, memarkan
5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
5 butir cengkeh
3 cm kayumanis
1 sendok teh asam jawa
3 sendok makan garam
2 sendok makan gula merah sisir
1 sendok makan gula pasir
2.000 ml santan dari 1 butir kelapa
5 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus:

8 buah cabai hijau besar
4 buah cabai hijau keriting
10 butir bawang merah
6 siung bawang putih
2 cm lengkuas
2 cm jahe
3 cm kunyit, bakar
3 butir kemiri, sangrai
1/2 sendok teh jintan
1 1/2 sendok teh ketumbar
1/2 sendok teh pala bubuk
1 1/2 sendok teh merica

Bahan taburan:

3 sendok makan bawang merah goreng
2 sendok makan kelapa garing bubuk

Cara pembuatan:

1. Rebus iga kambing dengan daun salam dan jahe dalam air semapi mendidih, kemudian buang airnya.
2. Panaskan minyak. Tumis bahan bumbu halus, serai, daun jeruk, cengkeh, dan kayumanis sampai harum.
3. Masukkan daging iga kambing, asam jawa, garam, gula merah, dan gula pasir. Aduk hingga merata.
4. Tuang santan sedikit-sedikit sambil diaduk hingga bumbu meresap.
5. Sajikan dengan taburan bawang merah goreng dan kelapa kering bubuk di atas masakan.

3. Gulai Kambing Bumbu

Bagi Anda yang gemar mengeksplorasi olahan daging kambing, bisa juga mencoba memasak resep gulai kambing bumbu.

Bahan:

750 gram iga kambing
100 gram kelapa parut, sangrai, lalu tumbuk halus
2 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
1 1/2 sendok teh ketumbar, sangrai, lalu haluskan
3/4 sendok teh merica, sangrai, haluskan
1/2 sendok teh jintan, sangrai, haluskan
1/2 sendok teh kayumanis bubuk
2 sendok teh air asam (dari 1 sendok teh asam jawa dan 1 sendok makan air)
2 1/2 sendok teh garam
2 sendok teh gula pasir
1.100 ml air
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus:

6 buah cabai merah, rebus
10 butir bawang merah, rebus
4 siung bawang putih, rebus
4 butir kemiri, sangrai
1 cm kunyit, rebus
2 cm jahe, rebus
2 cm lengkuas, rebus

Cara pembuatan:

1. Rebus iga kambing, 2 lembar daun salam, dan 2 cm jahe dalam 1.000 ml air sampai matang.
2. Buang air rebusan, kemudian potong-potong daging.
3. Panaskan minyak, tumis bahan bumbu halus, daun salam, dan serai sampai harum.
4. Masukkan iga kambing, aduk rata. Tambahkan ketumbar, merica, jintan, dan kayumanis bubuk. Aduk rata.
5. Masukkan air, air asam, garam, dan gula pasir. Masak hingga matang, lalu tambahkan kelapa sangrai. Aduk rata.
6. Sajikan gulai kambing bumbu untuk 6 porsi selagi hangat.

4. Gulai Kambing

Untuk sajian gulai kambing lainnya, Anda juga bisa mencoba resep berikut ini:

Bahan:

800 gram daging kambing, potong-potong
4 butir cengkeh
3 cm kayumanis
2 buah kapulaga
2 buah asam kandis
2 batang serai, ambil putihnya, memarkan
5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 cm jahe, memarkan
2 sendok teh garam
3/4 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh gula pasir
1.500 ml santan dari 1 1/2 butir kelapa
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus:

5 cabai merah besar, buang bijinya
12 butir bawang merah
6 siung bawang putih
1 1/2 sendok teh ketumbar, sangrai
1/8 sendok teh pala bubuk
1/8 sendok teh jintan, sangrai
2 cm kunyit, bakar
3 butir kemiri, sangrai

Cara pembuatan:

1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, cengkeh, kayumanis, kapulaga, asam kandis, serai daun keruk, daun salam, lengkuas, dan jahe sampai harum.
2. Tambahkan daging kambing, aduk sampai berubah warna.
3. Masukkan santan, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak dengan api kecil dan aduk sampai kental atau air menyusut.
4. Sajikan gulai kambing ini dengan 5 porsi.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoTips agar Daging Kambing Tak Bau “Prengus”

5 Nasi Goreng Unik di Jakarta

Semua orang pasti sudah tahu kalau nasi goreng itu makanan yang sangat populer di Indonesia. Meski memiliki influence dari kebudayaan Tionghoa, tapi nasi goreng bisa dibilang sebagai signature dish-nya Indonesia.
Saya yakin, kalian pasti punya tempat makan nasi goreng favorit, apalagi nasi goreng ini makanan yang gampang banget untuk ditemui di berbagai tempat. Mulai dari gerobakan sampai restaurant di hotel bintang lima pun menyajikan nasi goreng dalam menunya.
Kalau bicara soal nasi goreng terenak di Jakarta, pasti sudah banyak banget artikel yang memuatnya, tapi kalau nasi goreng unik? Nah, ini dia yang akan diulas kali ini! Tidak cuma unik, ya, pastinya nasi goreng ini sudah terjamin enak dan semuanya dijual pakai gerobak, lho.
Berikut adalah lima nasi goreng unik di daerah Jakarta.

1. Nasi Goreng Bistik Kang Adjie
Pertama kali saya makan nasi goreng sejenis ini saat saya di Bandung, namanya Nasi Goreng Bistik AA, dan sejak saat itu langsung jatuh hati dengan rasanya yang unik, karena memadukan nasi goreng dengan bistik. Ternyata, di Jakarta juga ada lho, namanya Nasi Goreng Bistik Kang Adjie.
Lokasinya di Pasar Baru dan Kelapa Gading, meskipun hanya gerobakan dengan warung tenda tapi tempat ini selalu ramai oleh pengunjung, dan ojek online. Sesuai dengan namanya, menu spesialnya tak lain dan tak bukan adalah Nasi Goreng Bistik.
Nasi goreng di sini tipikal nasi goreng pada umumnya dengan bumbu yang tidak terlalu berlebihan. Dominan rasa gurih dari bawang putih dan bawang merah kemudian dicampur dengan potongan bistik ayam yang renyah dan juicy lalu disiram dengan saus bistik yang manis gurih dengan sedikit rasa asam, nikmat!
Apalagi pesan nasi gorengnya pedas, jadi seperti paduan sempurna antara gurih, pedas, dan manis. Kalau ingin yang lebih unik lagi, mereka juga punya opsi sambal matah sebagai tambahan.

2. Nasi Goreng Usus Pejompongan
Masih nih dari permainan topping nasi goreng yang unik, kalau tadi ada topping yang dipisah berupa bistik ayam, sekarang nasi goreng yang cocok banget buat para pecinta usus, karena topping-nya adalah usus ayam.
Bayangkan nasi goreng tek-tek dicampur dengan usus ayam yang sudah diolah, juga dengan beragam bumbu layaknya topping nasi goreng gila. Untuk bisa menikmati nasi goreng usus ini kalian bisa ke daerah Pejompongan. Nasi goreng usus ini buka setiap menjelang matahari terbenam. Meski hanya menggunakan gerobak dan beberapa kursi plastik, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung.

Cara memasak nasi goreng ini pun sama dengan kebanyakan nasi goreng pada umumnya, rempahnya pun mirip-mirip, namun yang membedakan adalah ususnya yang menjadi isian dari nasi goreng ini. Ususnya diolah dengan sangat baik, bumbunya meresap, sehingga aroma yang kurang enak dari usus hilang.
Jika kalian ingin yang spesial, bisa lebih extra lagi dengan menambahkan topping usus di atas nasi gorengnya dan jangan lupa untuk tambah telur dadar supaya lebih nikmat. Kalian juga bisa, lho memesan nasi putih dengan lauk usus di atasnya.

3. Nasi Goreng Kebuli Apjay
Next, salah satu nasi goreng favoritku di Jakarta! The best banget sih ini. Sudah makan ini dari zaman SMA dan rasanya selalu konsisten, sebenarnya tempat ini tuh jualannya mi Jawa juga, jadi banyak yang kenal awalnya sebagai Bakmi Jogja Pak Ivan, namun karena makin ke sini nasi goreng kebuli justru yang lebih tersohor, jadi banyak juga yang menyebut mereka dengan nasi goreng kebuli Apjay karena lokasinya yang ada di depan Apotik Jaya Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Kalau kalian belum pernah makan ke sini, jangan mengaku foodies Jakarta! Mereka juga mempunyai cabang di Cipete, tetapi kelezatannya belum teruji di cabang itu. Nasi goreng kebuli Apjay baru buka pukul 5 sore, namun nasi goreng ini memang nikmatnya kalau dimakan saat malam hari.

Tidak seperti kebanyakan nasi goreng pada umumnya, yang main topping, mereka justru memainkan bumbu dasarnya. Mereka pakai bumbu kebuli dengan cita rasa yang medok banget. Rempah Timur Tengahnya sangat terasa, dan memakai minyak samin, sehingga lebih gurih.
Kalian bisa pilih, mau pake daging ayam atau kambing, aku merekomendasikan untuk mencoba yang kambing, jangan lupa juga untuk disantap pakai acar dan ekstra telur dadar supaya makin nikmat!

4. Nasi Goreng Tongseng 
Nama sebenarnya adalah Nasi Goreng Mang Ndut Sunter, tapi karena menu andalannya adalah nasi goreng tongseng, namanya pun jadi berganti. Tempat makan ini juga baru bisa dinikmati setelah Maghrib.

Tapi, sebaiknya jangan ke sini saat larut malam, karena kalian harus nunggu lama. Sebenarnya, mereka seperti nasi goreng tek-tek lainnya, namun selain nasi goreng mereka menjual mi goreng, bihun, kwetiau tapi yang spesial adalah siraman kuah tongseng pada akhirnya.
Awalnya sempat pesan nasi gorengnya jangan disiram kuah tongseng, dan ternyata memang bisa. Namun, setelah disiram dengan si kuah tongsengnya, nasi goreng ini jadi sangat lezat. Kuahnya memberi rasa yang berbeda di setiap suapannya, ada gurih ala tongseng menyelimuti nasinya, tapi yang penting jumlah kuah yang dikasihnya itu tidak berlebihan, kalau terlalu banyak juga jadi belenyek gitu!
Overall, nasi goreng ini sangat lezat, juga seporsi hanya Rp14.000. Untuk makanan ini, dibungkus atau order melalui ojek online tidak direkomendasikan, karena rasanya bisa berbeda.

5. Nasi Goreng Ijo Thole
Last but not least, kalau keempat nasi goreng sebelumnya berwujud seperti nasi goreng pada umumnya, nasi goreng satu ini memiliki tampilan warna berbeda! Namanya adalah Nasi Goreng Ijo Thole.
Warna makanan ini bervariasi, mulai dari hijau, merah, hingga hitam! Semua dibuat dari bahan alami dan tanpa pewarna. Menarik, ya?
Nasi Goreng Ijo Thole ini dulunya sempat hits banget karena buka di depan 7 Eleven Panglima Polim, namun karena convenient store tersebut sudah tidak ada, akhirnya mereka pindah ke Blok M, Nasi Goreng Ijo Thole ini baru buka sekitar jam delapan malam dan tutup jam dua pagi! Jadi, kalau laper tengah malam, kamu bisa ke sini!
Menu yang mereka sajikan pun cukup banyak, kalian bisa pilih warna yang disuka, namun saya memilih untuk yang campur semua, alias pelangi! Jadi, ada nasi goreng hijau yang dibuat dari sawi, kemudian nasi goreng merah dari beetroot, dan nasi goreng hitam dari tinta cumi! Karena dibuat dari bahan alami, rasa alaminya pun terasa namun sama sekali tidak mengganggu, justru memberikan rasa yang terkesan sehat, lho! Selain itu, dia juga tidak memakai terlalu banyak minyak dalam hidangannya. Setelah dimasak, nasi goreng ini akan diberi topping ikan teri renyah.
Kalau pesan yang biasa akan diberi topping telur, namun bisa juga dibuat ala nasi gila dengan tambahan topping ayam, bakso, dan sosis!
Jadi, itulah tadi lima nasi goreng unik yang enak di Jakarta! Well, ternyata mereka semua punya kesamaan ya soal jam buka! Jadi, sayang sekali nih kalian tidak bisa pesan nasi goreng di atas buat makan siang. Kalau di daerah kalian ada nasi goreng unik apa nih? Stay Hungry, Stay Healthy!

Monday, July 15, 2019

5 Tempat Makan Dessert Cokelat Enak di Jakarta

Siapa yang bisa menolak cokelat? Makanan yang bikin bahagia ini punya banyak penggemar. Saking banyak penggemarnya, 7 Juli diperingati sebagai World Chocolate Day, lho!
Selain karena rasanya manis, sensasi agak pahit dari cokelat yang berkualitas biasanya ditunggu. Cokelat pun bisa dikreasikan jadi apa saja. Bisa dalam bentuk makanan atau minuman. Tentu saja cake atau dessert adalah dua di antaranya.

Siapa hayo yang suka dessert atau kue cokelat nikmat? Bila kamu di antaranya, kenapa tidak coba berbagai dessert dan kue cokelat rekomendasi kumparan berikut ini?

1. Hakkasan
Bagi kamu yang benar-benar gemar cokelat, enggak ada salahnya merogoh kocek untuk mencicipi aneka dessert di Hakassan. Salah satunya adalah chocolate peanut.
Tampilannya sungguh cantik seperti kacang besar. Kemudian disiram lagi dengan lelehan cokelat hangat. Ketika bercampur, rasa cokelatnya begitu pekat dengan aroma kacang yang mengikuti. Sungguh memanjakan lidah.
Tempat ini juga terkenal akan kuliner khas Kanton. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati pemandangan Jakarta saat siang pun malam hari.
Mereka juga punya deretan koktail dan anggur pilihan. Hakkasan bisa menjadi tempat bagi kamu yang ingin melepas penat di tengah ibu kota.
Hakkasan Jakarta
Alamat: Alila Hotel, Lot 11, Lantai 25, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, SCBD, Jakarta

2. Bottega Ristorante
Bila kamu ingin makan dessert cokelat dengan konsep casual dining secara keseluruhan, Bottega Ristorante bisa jadi pilihan. Kamu bisa coba house made profiterole mereka yang dibuat dari dark chocolate brownie, rum raisin, dan burnt caramel ice cream (Rp 75 ribu).
Pilihan lainnya ada dark chocolate banana brownie with torched marshmallow (Rp 79 ribu). Atau bagi yang ingin dessert tanpa gluten, kamu bisa menjajal hazelnut chocolate cake mereka (Rp 65 ribu).
Tempat makan enak ini punya banyak pilihan makanan sehingga cocok untuk lunch atau dinner. Bila mampir ke Bottega Ristorante, jangan lupa untuk mencicipi berbagai hidangan dengan truffle oil-nya ya. Enak, lho!
Bottega Ristorante
Alamat: Fairgrounds, SCBD Lot 14, Jl. Jenderal Sudirman, SCBD, Jakarta
Jam buka: Setiap hari (10.00-23.00)

3. Dua Coffee Shop
Daerah Cipete punya banyak coffee shop nyaman dengan kopi dan kue yang enak. Salah satunya adalah Dua Coffee Shop, yang dikenal selalu ramai dengan pengunjung.
Sebaiknya, kamu mampir untuk ngopi pagi di sini. Mereka punya beberapa pilihan kue cokelat yang enak; salah satunya molten lava cake dengan cokelat yang menyeruak ke luar bila dipotong.
Selain itu, pilihan kue dan pastry mereka juga enak. Chocolate cakenya apalagi! Ada sedikit rasa pahit dari cokelat yang bikin pengin lagi, dan lagi.
Dua Coffee Shop
Alamat: Jl. Cipete Raya No. 66, Fatmawati, Jakarta
Jam buka: Setiap hari (08.00-22.00)

4. Selatan
Ada juga pilihan dessert cokelat enak yang lebih sehat. Salah satunya adalah chocolate molten cake (Rp 45 ribu) di Selatan.
Disajikan di dalam mug, kulit luarnya terlihat renyah. Begitu disendok, lelehan cokelat nan menggiurkan langsung memenuhi sendok. Bagian dalamnya pun terasa lembut, dengan rasa cokelat yang begitu pekat.
Nah, Selatan cocok untuk kamu yang ingin menikmati kue sambil menyesap kopi. Suasana di sana rindang dan teduh. Kesan vintage terasa kental dengan kursi-kursi besi berwarna putih nan klasik, ditambah dekorasi dinding bata di beberapa sisi ruangan.
Kalau ingin makan berat, mereka juga punya banyak menu sehat dan vegetarian yang bisa kamu coba. Menariknya, sebagian besar menu merupakan makanan Indonesia. Rasanya bikin kamu betah layaknya di rumah.
Selatan
Alamat: Jl. Benda No. 89, Cilandak Timur, Jakarta Selatan
Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00 - 24.00 WIB

5. NOSH
NOSH bisa jadi tempat makan enak untuk kamu yang sedang bingung ingin menyantap apa. Pasalnya, tempat ini menyediakan aneka makanan dari berbagai penjuru negara. Jadi, tak perlu berkeliling jauh ke luar negeri.
Restoran dengan ‘free of concept’ ini menyajikan beragam hidangan mulai dari western, Italian, Japanese, hingga cita rasa lokal tentunya. Tempat makan ini juga punya dessert cokelat yang enak banget. Molten “lava” chocolate cake (Rp 50 ribu) namanya.
Dominasi rasa cokelatnya begitu mantap di mulut. Cakenya sendiri terasa lembut. Dipadukan dengan es krim vanila nan creamy, sajian ini cocok untuk para penyuka cokelat. Enggak heran, hidangan penutup ini jadi favorit di NOSH.
NOSH
Alamat: Kota Kasablanka, Lantai Ground, Food Society, Jl. Casablanca Raya, Tebet, Jakarta
Jam buka: Setiap hari (10.00-22.00)
Semoga kue cokelat enak di atas bisa jadi mood booster kamu di akhir pekan kali ini. Oh iya, jangan lupa untuk tebak kepribadian; cokelat apakah kamu di bawah ini:

Wednesday, June 26, 2019

Rekomendasi 9 Kuliner untuk Makan Siang di Surabaya

TRIBUNTRAVEL.COM - Rekomendasi kuliner yang nikmat dan murah untuk makan siang ketika kamu sedang berada di Surabaya, Jawa Timur.
Rekomendasi kuliner nikmat di Surabaya memiliki berbagai macam varian menu pilihan, mulai dari Sego Babat Usus Dukuh Kupang, Lontong Mi, Rujak Cingur hingga Bubur Ayam.

Dilansir dari berbagai sumber, Tribun Travel merangkum 9 daftar kuliner enak dan murah yang bisa jadi referensi apabila kamu akan makan siang di Surabaya.
1. Sego Babat Usus Dukuh Kupang
Kedai Sego Babat Usus Dukuh Kupang buka dari jam 06.00 dan sebelum pukul 10.00 sudah habis karena banyaknya orang yang sarapan di tempat ini.
Terletak di Jalan Dukuh Kupang, tepatnya di halaman sekolah Gosyen Sego Babat Usus ini mempunyai porsi yang cukup untuk mengenyangkan perutmu.
Dalam satu porsinya, kamu bisa mendapatkan babat yang sudah dipotong kecil-kecil namun tak sedikt yang disajikan dengan taburan serundeng.

2. Lontong Mi dan Rujak Cingur “Mak Rufah”
Pilihan selanjutnya untuk sarapan pagi adalah Lontong Mi dan Rujak Cingur dari Mak Rufah yang punya rasa ga kalah nikmatnya.
Terletak di Jalan Pengampon, Surabaya Lontong Mi dan Rujak Cingur "Mak Rufah" buka dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.
Cita rasa lontong mi nya sangat nikmat dengan aroma wangi petis pada kuahnya, kamu juga bisa menambah potongan tulang lunak agar lebih sempurna.

3. Soto Ayam Hartono
Soto Ayam Hartono yang terletak di Jalan Mas Soejoto 1 Genteng Surabaya ini sudah terkenal karena kelezatannya.
Oleh sebab itu banyak orang yang rela mengantre untuk mendapatkan satu porsi soto ayam ini.
Soto dengan kuah kental dengan rasa dari bumbu yang pas tentu tidak akan kamu lewatkan untuk dicicipi.
Soto ayam ini juga ditambahkan seledri, soun, irisan telur, dan juga taburan keripik kentang yang bikin soto lebih nikmat.

4. Lontong Balap Pak Gendut
Lontong Balap Pak Gendut sudah ada sejak 1958 sehingga sudah dikenal di seluruh Surabaya dan selalu dipenuhi oleh banyak pengunjung.
Warung Lontong Balap Pak Gendut ini ada di Jalan Kranggan 60, Surabaya.
Satu porsinya berisi irisan tipis tahu berpadu dengan lontong balap dan lenthonya yang melimpah dipadukan dengan sate kerang yang nikmat.

5. Soto Ayam Cak Har
Warung Soto Cak Har terketak di jalan Arif Rahman Hakim di Sukolilo, Surabaya.
Soto dengan kelezatan yang sudah melegenda ini tidak pernah serpi oleh pengunjung.
Soto Ayam Cak Har adalah warung soto ayam lamongan dengan cita rasa yang sangat lezat, kuah sotonya sangat kental karena terbuat dari santan.

6. Nasi Kuning Avon
Warung Nasi Kuning Avon salah satu cabangnya berada di kawasan Darmo, salah satu tempat yang ramai dikunjungi ketika waktu sarapan pagi.
Nasi kuning yang gurih dipadukan dengan berbagai lauk dan juga tamburan serundeng dan bawang goreng menjadi perpaduan rasa yang istimewa.

7. Bubur Ayam Elizabeth
Bila kamu ingin menikmati Bubur Ayam untuk sarapan pagimu, Bubur Ayam Elizabeth menjadi satu tempat yang direkomendasikan.
Bubur Ayam Elizabeth yang terletak di Jalan Imam Bonjol Tegalsari Surabaya ini buka mulai pukul 07.00 WIB.
Dalam satu porsinya berisi bubur ayam yang ditaburi dengan suwiran daging ayam dan potongan cakwe, juga kacang tanah goreng, bawang goreng serta daun bawang.
Kamu juga bisa menambahkan kerupuk udang dan emping sehingga rasanya makin luar biasa.

8. Sate Klopo Ondomohen
Sate Klopo Ondomen merupakan sate daging sapi, ayam, usus, udang, atau sumsum yang dibakar dan disajikan dengan bumbu sate pada umumnya.
Perbedaannya dengan sate lain adalah pada irisan sate yang lebih besar dan juga mendapat tambahan dari kelapa yang disangrai.
Inilah yang menyebabkan Sate Klopo Ondomohen memiliki cita rasa yang lebih gurih.
Sate Klopo Ondomohen bisa ditemui di Jalan Walikota Mustajab no. 36, Surabaya.
Harga yang ditawarkan oleh seporsi Sate Klopo Ondomohen hanya dibanderol dengan Rp 20 ribu.

9. Tahu Campur Kikil
Tahu campur adalah sajian khas Jawa Timur yang terdiri dari sop daging sapi kenyal, tahu goreng, perkedel singkong, tauge segar, selada air segar, mi kuning, dan kerupuk udang.
Disajikan dalam sebuah mangkuk lalu dicampurkan ke bumbu petis, bawang goreng, dan sambal.
Uniknya di Tahu Campur H Abdul Mahfud Surabaya ini kamu bisa menjumpai toping tambahan yaitu kikil super kenyal dan empuknya, penasaran mau coba?
Kikil Sapi H Abdul Mahfud terletak di Jalan Kalasan 22 Surabaya yang Buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB.
Harga satu porsinya dibanderol dengan harga mulai Rp 20 ribu.
(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Sunday, June 23, 2019

Mencicipi "Top 5" Kuliner di Bali

BALI, KOMPAS.com - Keindahan panorama Pulau Bali sudah terkenal hingga mancanegara. Tak heran, destinasi wisata seperti Garuda Wisnu Kencana (GWK), Water Blow, hingga beberapa wisata pantai di Bali banyak dikunjungi wisatawan.
Di samping itu, ternyata Bali juga memiliki berbagai kuliner yang tak kalah menarik dari obyek wisatanya. Berikut top 5 kuliner di Bali, berdasarkan pilihan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

1. Ayam Betutu
Betutu merupakan lauk berbagan dasar ayam atau bebek utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam suhu tertentu. Kudapan ini sangat terkenal di Bali.
Salah satu produsen betutu terdapat di Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Banyak restoran yang menjual hidangan khas asal Gilimanuk ini.

2. Sate Lilit
Sate ini merupakan varian sate khas Bali yang terbuat dari daging ikan, ayam, sapi, babi, bahkan kura-kura. Daging tersebut dicincang dengan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, bawang goreng, dan merica.
Sangat banyak restoran di Bali yang menyediakan sate lilit untuk wisatawan. Bahkan, olahan daging ini juga dijual di luar bali seperti Depok dan Tangerang.

3. Lawar Kebo
Seperti namanya, lawar kebo merupakan hidangan khas Bali yang berbahan dasar daging kebo. Umumnya, Lawar kebo memiliki aroma rempah yang harum dihirup beserta tekstur dagingnya yang empuk.
Sejumlah restoran di Bali menyediakan Lawar Kebo, sebut saja Lawar Kebo Bali Eka, Warung Baten Poh Lawar Kebo, Warung Kubu Lawar Kebo, Warung Di Kubu Spesial Lawar Kebo, dan yang paling tersohor terdapat di Restoran Mang Boo.

4. Rujak Kuah Pindang
Kudapan ini merupakan kombinasi dari beberapa buah seperti bengkuang, pepaya, kedondong, dan mentimun segar layaknya rujak manis atau rujak gula. Kemudian buah tersebut dikupas dan dipotong kecil.
Restoran yang menjual Rujak Kuah Pindang di Bali antara lain, Depot Rujak Kuah Pindang VIP, Warung Siki Kuah Pindang dan Tipat Cantok, Warung Rujak Glogor, dan masih banyak lagi.

5. Tipat Cantok
Tipat Cantok merupakan salah satu makanan khas Bali yang terbuat dari sayuran rebus dan ketupat yang disajikan dengan bumbu kacang. Rasa segar dari sayuran akan berpadu dengan sensasi gurih dari kacang.
Sejumlah restoran yang menjual Tipat Catok di antaranya Warung Tipat Catok dan Jajan Bali Bu Aan, Warung Tipat Cantok Oberoi, Warung Tipat Cantok Aulia, Warung Soto Sapi dan Tipat Catok, dan lain sebagainya.

Thursday, June 20, 2019

Beragam Pecel Khas Indonesia

KOMPAS.com - Mungkin sekitar 10-20 tahun lalu, pecel masih identik dengan kaum marjinal, atau panganan masyarakat ekonomi lemah.
Namun sekarang, restoran-restoran di pusat perbelanjaan bahkan hotel berbintang pun menyediakan beragam pecel untuk para tamunya. Makan pecel sudah menjadi gaya hidup di kota besar seperti Jakarta.
Sama seperti soto, pecel pun punya beragam varian. Nah, dari daftar berikut, kamu suka yang mana?

Pecel Madiun 
Pecel ini bisa dibilang pecel yang paling populer di Indonesia. Berisi aneka sayuran rebus, daun kemangi, dan petai cina.
Pecel Madiun disiram bumbu kacang yang kental. Biasanya disajikan bersama nasi dan beragam gorengan.

Pecel Kecombrang 
Pecel satu ini berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah. Secara keseluruhan, isi sayurannya mirip dengan pecel Madiun.
Bedanya, di Purwokerto pecel dicampur dengan kecombrang. Tumbuhan ini jika dikunyah mengeluarkan wangi yang menyegarkan, mirip dengan wangi jeruk. Selain itu, kacang tanah yang digunakan untuk bumbu kacang juga lebih kasar.

Pecel Ndeso 
Dinamakan demikian karena memang awalnya hanya ditemukan di dusun-dusun sekitaran Kota Solo, Jawa Tengah. Namun kemudian pecel ini terkenal dan menjadi salah satu menu favorit wisatawan yang berlibur ke Solo.
Salah satu ciri khas pecel ndeso adalah penyajiannya yang menggunakan nasi merah. Selain itu, pecel ndeso yang otentik menggunakan kerupuk gendar sebagai lauk pelengkapnya.

Pecel Ponorogo 
Keunikan utama dari pecel ini adalah digunakannya parutan kelapa dan bumbu trancam untuk melengkapi rebusan sayur dan bumbu kacangnya.
Selain itu, pecel Ponorogo juga dikenal memiliki lauk tambahan yang beragam. Penikmatnya biasa menyantap pecel Ponorogo dengan lauk peyek, wader, tempe kepleh, hingga telur ceplok atau dada.

Pecel Punten 
Nah, pecel satu ini mungkin tidak seterkenal pecel-pecel lainnya. Pecel Punten merupakan pecel dari tanah Sunda. Isi sayur rebusannya sebenarnya mirip dengan pecel kebanyakan.
Hanya saja, ia bukan disajikan dengan nasi, melainkan dengan ketupat. Unik, bukan?

Pecel Bledek 
Bledek dalam bahasa Jawa artinya petir. Sesuai namanya, pecel ini hanya disajikan dalam rasa yang sangat pedas.
Selain keunikan rasa pedasnya, pecel bledek juga memiliki lauk pelengkap telur asin.

Pecel Turi 
Pecel satu ini berasal dari Yogyakarta. Seperti namanya, rasa pecel turi diramaikan dengan kehadiran bunga turi.
Bunga turi memiliki sensasi rasa yang agak manis, gurih, dan sedikit pahit. Agar rasanya lebih meriah, tersedia beragam baceman dan rempeyek untuk menjadi lauk pelengkapnya.
Pecel Tumpang
Selain sayuran rebus yang segar dan menyehatkan, pecel tumpang juga identik dengan kehadiran tempe semangit, alias tempe bosok, tempe khas Kediri.
Selain itu, pecel itu juga identik dengan kehadiran sambal tumpang yang membuat rasanya lebih menggelegar di tenggorokan.

Editor: Sri Noviyanti
Copyright Kompas.com

5 Kuliner yang Wajib Dicoba di PRJ

TRIBUNTRAVEL.COM - Pekan Raya Jakarta (PRJ) bisa menjadi lokasi bagi kamu pecinta kuliner yang ingin bersantap sambil menikmati beragam hiburan.

Pasalnya, di pameran yang berlangsung sejak 22 Mei sampai 30 Juni di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat ini menyajikan kuliner mulai dari camilan hingga makanan berat.
Tak cuma makanan kemasan yang banyak dijajakan oleh para SPG, namun di event ini juga bisa didapatkan aneka menu istimewa yang khas.
Terdapat area kuliner yang dibagi menjadi lima titik yaitu Pasar Malam di Pintu I, Pucuk Coolinary di pelataran Hall D, Kampung Betawi di Gambir Expo, Millenial Foods dan Expo di Open Space.
Nah, sebagai panduan, TribunJakarta.com telah merangkum lima kuliner favorit di Jakarta Fair sebagai bahan rekomendasi bagi kamu yang ingin berkunjung.
"Disini memang menjadi tempat yang cocok sekali bagi mereka yang ingin berkuliner karena ada beberapa menu yang khas dan cuma ada di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) sehingga menjadi favorit," ujar Marketing Director PT JIExpo, Ralph Scheunemann.
Kelima kuliner favorit tersebut yang wajib untuk diicip ialah :

1. American Donat
Camilan satu ini menjadi yang paling wajib disantap saat berkunjung ke Jakarta Fair, pasalnya anda hanya bisa mendapatkan jajanan aneka donat satu ini hanya saat berkunjung ke JI EXPO dalam event tertentuk termasuk JFK.
"American Donat ini khasnya Jakarta Fair banget dari tahun pertama diselenggarakan yaitu 1968," tambah Ralph.
Hanya dengan Rp 10 ribu kalian bisa mencicipi aneka pilihan donat yang lezat.

2. Kerak Telor
Siapa yang tak kenal kuliner yang satu ini, menjadi jajanan khas Betawi, kerak telor dapat banyak di jumpai di Jakarta Fair Kemayoran.
Dengan proses pengolahan yang khas, penjual kerak telor hadir dari mulai pintu masuk area JFK hingga di area dalam.

3. Ayam Janda
Makanan tersebut terdiri dari nasi, ayam bakar dan sambalnya yang menggoda menjadi menu paling diminati pengunjung, salah satunya juga karena nama menunya yang unik.
"Ayam janda ini merupakan salah satu menu andalan yang paling sering dipesan karena namanya yang unik dan rasanya yang membuat penasaran, kurang lengap rasanya kalau ke Jakarta Fair tapi enggak mencicipi itu (ayam janda)," ujar Ralph Scheunemann.
Bagi yang ingin menyantap ayam janda, bisa membelinya di Expo Resto yang dekat dengan panggung utama.

4. Smoky Ice Boom
Snack yang satu ini juga menjadi andalan terutama anak-anak.
Terbuat dari snack manis yang renyah smoky ice boom menawarkan sensasi dingin dan berasap saat dimakan.
Hal itu rupanya berasal dari snack yang diisi gas nitrogen dalam wadahnya sehingga rasanya sangat dingin.
Asap itulah yang membuat menarik banyak pengunjung Jakarta Fair untuk membeli.

5. Sate Sosis
Sosis menjadi salah satu camilan andalan dalam setiap event.
Namun di Jakarta Fair, pengunjung bisa menukarkan aneka kupon yang ada pada tiket masuk untuk bisa mendapatkan aneka sosis spesial dengan harga yang murah yaitu kisaran Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu.

"Biasanya di JFK ini pengunjung cari makanan yang simpel dan murah, jadi ada potongan harga kalau punya aneka kupon saat tiket masuk," kata Ralph.

Nah, menarik bukan? Tertarik untuk mencoba?